Banyak Titik

Membicarakan batik yang tak akan habis2 nya.

26 Desember 2008 · 1 Comment

Di postingan ini saya ingin mohon maaf lebih dulu, karena blog ini beberapa lama tidak di update. Sementara blog2 lain di blogdetik sudah pada maju, blog ini tertinggal. Tetapi cuma tertinggal bukan ditinggal oleh penulisnya. Setelah di cermati ternyata menulis tentang batik tidaklah mudah, niatan yang ada di diri saya adalah mem-posting tentang batik berdasarkan interview atau pandangan langsung ke gallery2, pengrajin dan juga pengusaha batik, bukan merupakan kesimpulan dari bahan bacaan cetak atau hasil browsing di internet.
Keep reading →

→ 1 CommentCategories: Pesona Batik
Tagged: , , , , , , ,

Selembar kain batik dan proses pembuatannya.

2 September 2008 · 4 Comments

Awalnya yang disebut BATIK adalah kain yang ditulis (bisa juga disebut dilukis) dan bentuknya adalah sebuah lembaran kain yang dalam bahasa Jawa-nya disebut jarik. Kala itu JARIK hanya dipakai sebagai pelengkap, bawahan beskap untuk pria dan kebaya untuk wanita. Motif gambar kain batik jadoel juga cuma itu2 saja dan tentunya waktu itu pengrajin harus mengikuti pakem, kemudian bahan dasar batik cuma mori saja, beda dengan yang sekarang ada sutra dll. Sekarang ini batik tulis sudah dibuat macam2 ada kemeja, rok hingga gaun wanita, walau kain jarik tetap ada tetapi penggunannya terbatas hanya untuk acara resmi & pengantin, ini jika melihat diperkotaan, sementara di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta yang namanya jarik masih dipergunakan oleh ibu2 sebagai pakaian sehari hari.

Keep reading →

→ 4 CommentsCategories: Batik Tulis

Bulan yang ditunggu tunggu.

31 Agustus 2008 · 2 Comments

Waktu terasa begitu cepat berjalan, bulan Ramadhan yang ditunggu tunggu telah tiba. Seminggu sebelum bulan Ramadhan suasana nyadran terasa sekali di Jawa Tengah & Yogyakarta, sanak family berdatangan dari kota2 besar2 seperti Jakarta atau Bandung. Nyadran adalah kebiasan/tradisi Jawa, biasanya mereka kami membersihkan makam orangtua atau leluhur dan kemudian memanjatkan do’a pada Allah SWT untuk memohon pengampunan dan melapangkan jalan2 saudara2 yang telah lebih dulu kembali kepadaNYA. Suasana di kuburan yang ramai, mau tidak mau merupakan berkah rezeki bagi pedagang bunga tabur, juru kunci penjaga kubur dan juru parkir sekitar kuburan. Panen rezeki juga banyak didulang para penjual kopiah, sarung dan baju koko, tentu ini buat pria, sedang para ibu2 biasanya juga belanja kerudung dan baju muslim, agar dibulan Ratutiadib.jpgmadhan tampak lebih relegius padahal relegius atau tidak nya bukan karena baju baru kan ? Ngomongin busana muslim, saya jadi ingat pada seorang pengusaha wanita yang bernama Tuti Adib , Ibu ini memulai usahanya dirumah mode Bilqis di Solo, yaitu dijalan Perintis Kemerdekaan tahun 2000. Nama bilqis diambil dari nama Ratu Bilqis istri Nabi Sulaeman yang cantik, adil dan kaya raya. Design2 baru dari bilqis tampak cerah, menarik dan membuatbilqis01.jpg yang bulan Ramadhan bukan semata puasa menahan lapar dan dahaga saja, tapi juga perilaku yang relegius dan lebih bermakna lagi kalau untuk para wanita nya berbusmemakainya tampak cantik tapi tetap mengikuti syariah Islam. Selebihnya yang menarik dari Bilqis adalah sifat dari karyawatinya yang begitu ramah dalam menerima tamu, baik tamu calon pembeli atau seperti saya ini yang mau mencari info tentang Bilqis dan sejarah berdirinya.Saya memang belum sempat berbincang dengan Ibu Tuti Adib, tapi saya yakin bahwa perilaku karyawati Bilqis yang ramah tentunya tidak lepas dari pengarahan Ibu Tuti Adib. Ramadhan telah tiba, puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga saja. Berpakaian pun bagi wanita seharusnya yang sesuai dengan syariat. Insya Allah, anda berbusana muslim bukan hanya di bulan Ramadhan saja, tapi sepanjang usia anda.

Marhaban Ya Ramadhan.

→ 2 CommentsCategories: Busana Muslim

Jalan2 ke Kampung Wisata Batik Kauman Solo.

30 Agustus 2008 · 5 Comments

Ketika negara tetangga meng klaim bahwa batik asal dari sana (Malaysia), diantara kita ada yang marah dan ada juga yang cuma tersenyum, rasanya aneh bin ajaib dengan klaim negara jiran itu, mungkin kelakuan tetangga itu bagai anak kecil yang minta ice cream pada sang Ibu, sementara dia sedang sakit batuk pilek :) Jalan2 lah ke Solo, maka anda pasti akan sependapat dengan saya, bahwa kota Solo identik dengan kota Batik. Di Solo ada dua komunitas besar yang bergelut dengan batik, Kampoeng Batik Laweyan & Kampoeng Wisata Batik Kauman, kemudian ada tiga besar saudagar batik besar: Semar, Danarhadi dan Keris, sementara masih banyak lagi pengusaha batik yang tersebar dikota Solo baik itu yang menengah atau yang home industry.

mbatik.jpg

Pemerintah segera menyampaikan berkas nominasi batik Indonesia kepada UNESCO untuk diinkripsi pada daftar Representatif Budaya Tak benda Warisan Manusia (Representative Intangible Cultural Heritage of Humanity).

Batik sebagai asset budaya dan sebagai penunjang ekonomi rakyat memang harus seiring sejalan. Geliat batik benar2 terasa dikota Solo, ini bisa dilihat dengan gairah para usahawan batik yang berada di Kampoeng Batik Laweyan dan yang di Kampung Wisata Batik Kauman. Gunawan Setiawan, Ketua Paguyuban Usahawan Batik Kauman yang sekaligus pemilik Gallery Batik Gunawan Setiawan bersama kawan2 nya menjelaskan kemajuan pesat tentang jumlah UKM batik di kampungnya itu, yang sekarang telah mencapai 44 ukm. Masing2 UKM punya ciri khas masing2, mulai dari yang cuma sebagai kepanjangan usaha dari pengrajin, kemudian ada yang memang kuat modalnya & memang mem-perkerjakan pengrajin, hingga yang menjual khusus batik tulis, batik cap , motif pakem sampai dengan yang kontemporer. Lorong2 Kampung Kauman benar2 terasa hidup, walau utamanya batik, tapi usaha lain pun tak kalah ikut meriah, seperti mereka yang berjualan baju muslim & kerudung, warung makan sampai homestay. Cakra homestay milik Bapak Bintoro cukup menarik sebagai tempat menginap jika kita berada di Solo, homestay ini bukan hanya sekedar tempat menginap saja, disini untuk tamunya diberi kesempatan untuk belajar menabuh gamelan dan juga belajar mengenai karawitan. Kejayaan batik diharapkan bisa kembali mencuat dan mendunia, batik itu memang asli Indonesia bukan milik negara lain, ini yang seharusnya kita banggakan. Kita harus bangga dengan batik dan bangga memakainya se hari2. Sudahkah anda memakai batik ?

→ 5 CommentsCategories: Batik Solo